Jumat, 22 Januari 2010

Tuhan Yesus ingin mengajar saudara



Kalau kita tidak berdiam diri untuk mendengar dan menaati suara Tuhan, maka kita tidak akan pernah tahu kebenaran, dan bebas dari dosa yang adalah merupakan keselamatan itu sendiri.

Dan untuk mendapat keselamatan, Alkitab menuliskan: “Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,... hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya." Lukas 10:39-42

Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup..Yoh. 6:63

Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu. Mazmur 32:8

Kristus mengritik pengajar-pengajar Kitab Suci dan para pelajarnya pada saat itu, ketika Dia berkata:

Firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya. Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu. Yohanes 5:38-40

Paulus berkata: "Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu." Itulah firman iman, yang kami beritakan.” Roma 10:8, Ulangan 30:14

Jelas sekali, bahwa yang di hati dan mulut kita itu Roh Allah, Firman Allah. Firman Allah itu Roh: Roh Allah atau Roh Kudus, atau Roh Kristus yang ada di dalam setiap kita, di mana Dia hidup atau menetap di dalam kita.

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.Matius 11:28

Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya … ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas batu…. Lukas 6: 47-48

Yesus mengatakan kepada kita bahwa mendengarkan suara Allah itu sangat penting untuk mempunyai Firman yang menetap di dalam kita. Ketika kita mendengar suara-Nya dan memelihara firman-Nya, firman-Nya akan menetap di dalam kita dan menguasai kita.


Bagaimana kita dapat menerima pengajaran-Nya? Kita harus menyediakan waktu, datang kepada-Nya, berdiam diri -- berdiam diri itu tidak membaca, tidak memuji, tidak berbahasa roh -- ada waktunya untuk itu semua. Pada waktu berdiam diri, untuk mengatasi pikiran yang kadang melayang-layang, pikirkan nama Yesus. Ada waktu untuk bicara ada waktu untuk berdiam diri. Pengkhotbah 3:7. Berdiam diri, duduk di kaki Tuhan, dengarkan Dia, seperti Maria, taati perintah-Nya dan lakukan.


2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar