Minggu, 24 Januari 2010

Satu-satunya jalan ke Sorga


Kita sering mendengar orang berkata: ”Semua jalan menuju Allah.” Bagaimanapun juga, Alkitab mengatakan bahwa kesalahan yang tragis ini membawa berjuta-juta orang ke neraka. Penjelasan yang kontras adalah bahwa hanya ada satu jalan menuju kepada Allah, yaitu melalui Juruselamat, Yesus Kristus.
Mari kita lihat apa yang diajarkan Alkitab tentang satu jalan kepada keselamatan – Yesus Kristus!

Kisah 16:30-31 …."Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?" Jawab mereka: "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu."

Paulus ditanya oleh kepala penjara di Filipi: “Apa yang harus aku perbuat supaya aku selamat?” Jawab Paulus dengan segera: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat.”

Paulus tidak mengatakan banyak jalan menuju keselamatan atau menuju Allah. Dia menunjukkan jalan itu hanya melalui Yesus Kristus.

Yesus sendiri menyatakan kebenaran yang sama dengan mengatakan:

Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”.

Rasul Petrus juga bersama dengan Yesus dan Rasul Paulus menyatakan bahwa hanya ada satu jalan menuju keselamatan.

Kisah 4:10, 12 [Rasul Petrus berkata]: maka ketahuilah oleh kamu sekalian dan oleh seluruh umat Israel, bahwa dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret, yang telah kamu salibkan, tetapi yang telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati -- bahwa oleh karena Yesus itulah orang ini berdiri dengan sehat sekarang di depan kamu….. Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

Keselamatan itu bukan dari perbuatan baik, bukan pada maksud yang baik dan tidak dengan usaha berjerih payah kita. Sedihnya berjuta-juta orang telah jatuh dalam kesalahan dengan mengatakan bahwa perbuatan baik akan membawa mereka ke sorga. Tetapi Alkitab dengan jelas menerangkan bahwa keselamatan dari Allah itu hasil dari kasih karunia Tuhan, bukan dari perbuatan baik kita.

Efesus 2:8-9 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

Titus 3:5 Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya.

Bapak orang beriman Abraham, Musa, Paulus dan Petrus tidak dapat menyelamatkan kita. Para pahlawan dan pemimpin agama yang lain seperti Buddha maupun Muhammad tidak dapat menyelamatkan kita. Hanya Yesus Kristus, Anak Tunggal Allah dapat menyelamatkan dan membawa kita kepada Allah.

Efesus 2:17-18 Ia datang dan memberitakan damai sejahtera kepada kamu yang "jauh" dan damai sejahtera kepada mereka yang "dekat", karena oleh Dia kita kedua pihak dalam satu Roh beroleh jalan masuk kepada Bapa.

Hanya melalui Yesus, dulu kita yang jauh [bangsa yang tidak mengenal Allah = Gentiles] maupun orang Yahudi, dapat datang dan beroleh jalan masuk kepada Bapa di sorga.

1 Korintus 2:1-2 Demikianlah pula, ketika aku datang kepadamu, saudara-saudara, aku tidak datang dengan kata-kata yang indah atau dengan hikmat untuk menyampaikan kesaksian Allah kepada kamu. Sebab aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan.

1 Korintus 3:11 Karena tidak ada seorang pun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.

Banyak orang di dunia ini mencoba untuk meletakkan dasar yang lain dari keselamatan, misalnya dengan perbuatan baik, pergi ke gereja dsb. Ini semua baik untuk dilakukan, tetapi semua itu bukanlah dasar untuk keselamatan. Tidak ada dasar yang lain kecuali Yesus Kristus. Yesus dan hanya Yesus satu-satunya dasar untuk keselamatan kita. Dialah Batu Karang di mana kita bisa berpijak, semua pijakan yang lain itu pasir yang sedang tenggelam.

1 Timotius 2:3-6 Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran. Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus, yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia…..

Paulus menuliskan bahwa hanya ada satu pengantara antara Allah dan manusia, yaitu Anak Allah yang telah datang ke dunia menjadi manusia, Yesus Kristus namanya, satu-satunya pengantara antara manusia yang berdosa dengan Allah yang Mahakudus.

Kalau Yesus adalah satu-satunya jalan kapada Allah, satu-satunya pengantara antara Allah dan manuisa, kita harus punya hubungan yang intim dengan Dia. Dengarkan perintah-Nya, sering duduk di kaki-Nya dengan berdiam diri untuk dapat mendengarkan suara-Nya lalu turuti dan taati perintah-Nya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar