Kamis, 04 Februari 2010

Rahasia intim dengan Tuhan



Yohanes 13:23 Seorang di antara murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya [leaning on Jesus’s bosom], di sebelah kanan-Nya.


Peristiwa ini terjadi waktu perjamuan makan terakhir, di mana Yohanes duduk di samping Tuhan Yesus dan bersandar di dada-Nya. Alangkah intimnya salah satu murid dengan Gurunya.


Tuhan Yesus itu sangat mengasihi kita, Dia ingin berhubungan intim dengan kita.


Pada perjamuan makan itu Yesus memberitahu pada murid-murid-Nya, bahwa salah seorang dari padanya akan mengkhianati Dia. Mereka semua terkejut dan bertanya-tanya siapa gerangan yang akan mengkhianati Sang Guru itu. Petrus memberi isyarat kepada Yohanes, agar dia tanya Tuhan dan Yohanes bertanya kepada Tuhan Yesus. Di sini kelihatan hubungan yang paling intim dengan Tuhan Yesus itu Yohanes. Yohanes juga dikatakan sebagai murid yang dikasihi-Nya. Saat itu Yohanes duduk menyandarkan dirinya pada dada Tuhan Yesus! Alangkah intimnya!


Rahasia keintiman dengan Tuhan Yesus, ada tiga kunci:

  1. Tuhan mengasihi
  2. Bersandar pada Tuhan
  3. Tanya langsung kepada Tuhan


(1) Tuhan sangat mengasihi kita, itu jangan kita sangsikan.


Yohanes 14:21 ”Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."


Kalau kita melakukan perintah-Nya, kita berarti mengasihi Tuhan, dan Bapa dan Yesus akan mengasihi kita, selanjutnya Bapa dan Tuhan Yesus akan tinggal bersama kita. Kasih Tuhan itu kekal, Tuhan akan menyertai kita sampai akhir zaman. Tuhan telah menebus kita dengan darah-Nya, Dia mengorbankan hidup-Nya untuk kita, agar perbuatan-perbuatan Iblis itu dibinasakan [1 Yoh. 3:8].


(2) Bersandar kepada Tuhan.


Yohanes secara fisik bersandar di dada Tuhan, ini menunjukkan kepada kita bahwa Yohanes adalah murid yang paling intim dengan Tuhan, dibanding dengan murid-murid yang lain. Waktu Tuhan Yesus di kayu salib, Tuhan berkata kepada ibunya :


Yohanes 19:26-27 Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!" Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.


Tuhan Yesus mempercayakan kepada Yohanes, ibu-Nya yang ditinggalkan-Nya itu. Itulah tanda bahwa Yesus punya hubungan intim dengan Yohanes.


(3) Mendengar langsung dari Tuhan.


Waktu murid-murid mendengar bahwa salah seorang diantara murid-Nya akan mengkhianati Dia, Petrus tidak bertanya kepada Yesus, tapi yang bertanya langsung kepada Yesus itu Yohanes.


Begitu pula kita sekarang, kalau ada persoalan apa pun juga, kita langsung minta Tuhan Yesus menolong kita! Jangan cari pertolongan dari yang lain. Kalau kita tidak tahu, tanya langsung kepada Tuhan Yesus jangan kepada yang lain. Ini namanya kita beriman kepada Yesus! Kita bina hubungan intim kita dengan Tuhan, dengan mempercayakan sepenuhnya hidup kita kepada Tuhan. Kita harus bergantung 100% kepada Tuhan Yesus!


Kita belajar mendengar langsung dari Tuhan. Karena Dia ingin mengajar kita, ingin menasehati kita serta ingin menunjukkan jalan yang harus kita tempuh, dan mata-Nya tertuju kepada kita (Mazmur 32:8).


Untuk mendengar langsung dari Tuhan Yesus, kita belajar berdiam diri, duduk di kaki Tuhan seperti Maria, tidak sibuk seperti Marta. Tapi duduk di kaki Tuhan berdiam diri, dan mendengarkan Tuhan bicara. Kemudian turuti perintah-Nya. Dengan begini berarti kita intim dengan Tuhan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar