Ada berbagai simbul di dalam Alkitab yang melambangkan Gereja. Diantaranya adalah Gereja sebagai pengantin perempuan Kristus yang tidak bercacat cela, yang kudus dan yang gilang gemilang!
Wahyu 19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.
Banyak orang yang tidak mengerti tentang konsep bahwa Gereja sebagai pengantin perempuan Kristus.
Konsep perkawinan antara Allah dan umat-Nya tidak hanya ada di dalam Perjanjian Baru saja, tetapi sejak di Perjanjian Lama juga sudah ada.
Yesaya 54:5 Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya;
Hosea 2:19 Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam kesetiaan, sehingga engkau akan mengenal TUHAN.
Yesus sendiri bicara tentang diri-Nya sebagai mempelai laki-laki, waktu ditanya mengapa murid-murid-Nya tidak berpuasa sedang murid Yohanes Pembaptis dan murid orang Farisi berpuasa?
Markus 2:19 Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berpuasa sedang mempelai itu bersama mereka? Selama mempelai itu bersama mereka, mereka tidak dapat berpuasa.”
Paulus mengatakan bahwa umat Tuhan telah dipertunangkan, yang jadi mempelai perempuan yang akan dikawinkan dengan mempelai laki-laki yaitu Kristus.
2 Korintus 11:2 Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.
Pada akhirnya mempelai perempuan itu akan kawin dengan Yesus.
Wahyu 19:6-8 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia. Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.]
Umat-Nya dilambangkan sebagai mempelai perempuan, apakah dia laki-laki atau perempuan. Jangan bingung, karena laki-laki dan perempuan itu hanya menurut perspektif dunia, sedang dalam hubungan dengan Kristus posisi gender itu tidak penting!
Galatia 3:26-28 Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah [sons of God] karena iman di dalam Yesus Kristus. Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus. Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.
Gereja – umat-Nya - pengantin perempuan dipanggil untuk menjadi seperti Yesus Kristus!
Roma 8:29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.
Kita adalah calon mempelai perempuan, yang dipanggil untuk menjadi serupa dengan Yesus Kristus. Kita harus intim dengan Dia. Dengarkan Dia, turuti perintah-Nya.
Di Taman Eden, Allah menciptakan mempelai perempuan untuk Adam, pengantin perempuan itu sepadan dengan Adam, menjadi penolong baginya. Kejadian 2:18 TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."
Alkitab melukiskan sesuatu yang paralel dan kontras juga antara Adam dan Yesus.
Dalam 1 Korintus 15:45-49 Seperti ada tertulis: "Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup", tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan. Tetapi yang mula-mula datang bukanlah yang rohaniah, tetapi yang alamiah; kemudian barulah datang yang rohaniah. Manusia pertama berasal dari debu tanah dan bersifat jasmani, manusia kedua berasal dari sorga. Makhluk-makhluk alamiah sama dengan dia yang berasal dari debu tanah dan makhluk-makhluk sorgawi sama dengan Dia yang berasal dari sorga. Sama seperti kita telah memakai rupa dari yang alamiah, demikian pula kita akan memakai rupa dari yang sorgawi.
Kita semua harus yakin, bahwa seperti Allah sudah menyiapkan mempelai perempuan yang sepadan untuk Adam yang pertama, begitu pula Allah akan menyiapkan mempelai perempuan yang sesuai untuk Yesus, sebagai Adam yang terakhir.
Foto: Jane Mantiri - GBI Rayon 1D

Tidak ada komentar:
Posting Komentar